Kamis, 17 Maret 2011

Tanpa CInta lagi

Dimalam yang kelam
Tanpa cahaya dewi malam
Biarkan ku tinggal sendirian
Tanpa kehangatan cinta dan sayang
panas membakar dada
Api cinta yg penuh luka
saat kau taburi duri
Ku tak ingin kembali lagi
Biarlah dirimu bahagia
Dan aku jatuhkan air mata
Pilihan mu bersamanya
Ku hanya tersenyum itu yg ku bisa
bergelora dalam jiwa ku
Air mata membalut luka ku
Biarlah dirimu pergi dari hati ku
Ku coba ubah racun jadi madu
Bergelombang ombak di lautan
Ku memandang penuh kehancuran
Ku coba hidup sendirian
tanpa cinta lagi
tertutuplah hati ini
Ku coba melangkah pergi.

hanya goresan tinta

kenapa tiada kata yg bisa ku tulis
kenapa hatiku begitu sakit
tanganku kaku tulangku rapuh
kata kataku kini layu
hanya goresan goresan tinta
tanpa arti tanpa makna
kemana nurani cinta
ku tak bisa berkata kata
hati dan jiwa ku pergi
mengapa kau tinggalkan ku sendiri
hancurlah kini semua janji
hilang terbang sisakan sedih
cintaku tiada pasti
semua hanya satu titik sandiwara
ku bermain pada cinta lara
air mata terbuang percuma
bahagia tinggal nostalgia
goresan sembilu buat hati luka
samar samar semua hanya omong kosong belaka
titik cinta hempaskan sayap sayap patah
tinggalkan aroma luka pada dahan dahan rapuh cinta.

Senin, 07 Maret 2011

bintang ku

Qw kecewa pada bintangku, ku kira semakin malam ia akan semakin bersinar ternyata ia redup saat malam kelam dan badai menerjang, ku tak tau akankah dulu ia seperti itu ? yang ku tau ia adalh bintang yang paling terang, yang slalu hadir dengan senjata keajaiban, yang datang dg membawa senyuman yg slalu jd motivasi bg smua teman2, yg slalu tersenyum tp sekarang ia perlahan mencoba menghilang tanpa ia sadari disini smua rindu akan bintang yg dulu yg dikenal begitu terang, jika ia dulu sprt ini redup Semua berharap agar ia terang sprt yg orang kenal,
semua tak mau bintangnya hilang tanpa menyisahkan bayangan.

Rabu, 29 Desember 2010

Mungkin tuk slamanya

Saat mungkin mata ini terpejam
Saat mungkin ragaku tlah hilang
Dan daun daun telah terbang
Dan rembulan tak lagi bersinar
Dalam air mata ku terpuruk duka
Dalam nestapa ku menari di atas gelisah
Menyanyi mengurai lara
Menahan sejuta amarah
Saat ku terperanjak dalam seribu luka
Yang ku bisa hanya merasa indah
Dalam luka terbesit bahagia
Yang mungkin untuk dlamanya,,,,

Jumat, 26 November 2010

gerimis mengguyur

kala mata tinggal bayangan kelam menelusuri jalan tanpa rembulan
yang ku tau hanya kemerlap taburan bintang
ditengah semak belukar
tetesan titik titik air mata sang awan
mengguyur kulit masam
ditengah gelapnya malam

goyangan pohon pinus menari trus membayangi
suara jeritan malam mulai menghantui
kala smua mata tersihir oleh malam yang menepi
smua kini mulai abadi..................

Sabtu, 30 Oktober 2010

jeritan Orang miskin

Kala malam kelam tanpa terang
Ditempat kotor kusam penuh deruh tangisan
Merayap rayap cari makanan
Kaki dan tangan injak kerikil tajam
Menusuk alirkan darah kepedihan
Sementara si mungil jeritkan tangisan
Perut yang ia rasakan
Dari pagi hingga petang makan tak ia dapatkan
Air mata yang jadi luapan kasih sayang
Bukan emas atau berlian
Kemiskinan tak pernah bisa di elakan
Entah butakah mereka yang diatas penuh kekayaan
Yang mereka berikan hanya cacian dan hinaan
Entah kapan Tuhan kan membalik apa yang mereka pertahankan
Tak secuilpun mereka lemparkan
Tanpa kata atau tindakan
Kalian diam penuh acuhan
Hanya janji yang engkau bangun dg beribu kepalsuan
Yang kami tunggu penuh kebodohan
Tak pernah jadi kenyataan
Yang iya jadi maut kematian
Katamu entaskan kemiskinan
Ternyata kau tanam kelaparan
Anak didik tak mengenal baca atau ulisan
Engkau taburkan bintang pengangguran
Janji tinggal simbol kenangan
Berlumuran darah beku di badan
Ku simpan jeritan kebencian
Memang tak ku luapkan
Namun ku bawah sampai di kuburan
Biar jadi saksi pengaduan
Pada tuhan yang pasti mendengarkan
Jeritan kami sang orang miskin yang penuh amarah kebencian
..............

Kamis, 12 Agustus 2010

bukan berarti

Jurang curam penuh tantangan
Aku tenpuh dg bekal kesabaran
Aku jatuh tenggelam dan hilang
Aku lelah dan penuh kemarahan

Knp aku hrs terjerumus pd suatu permasalahan
Antara aku jg kalian
Langit seakan hitam
Jd nuansa suatu kehidupan

Aku ingin pergi dan tinggalkan
Rasa sakit yang ada di tangan
Goresan goresan luka yang dalam
Aku simpan dalam d selembr krtas buram